Sabtu, 31 Maret 2018

LANDASAN TEORITIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN



LANDASAN TEORITIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

A.    Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menstimulus (merangsang) fikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan pembelajar sehingga mendorong terjadinya kegiatan belajar. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran) sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Ada beberapa jenis media pembelajaran yaitu, teks, media audio, media visual, media proyeksi gerak, dan manusia.

Dalam proses pembelajaran, media memiliki kontribusi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pengajaran. Kehadiran media tidak saja membantu pengajar dalam menyampaikan materi ajarnya, tetapi memberikan nilai tambah pada kegiatan pembelajaran.Penggunaan media pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman dan daya serap siswa terhadap materi pelajaran yang dipelajari. Maka dapat diambil kesimpulan. manfaat dari penggunaan media pembelajaran di dalam proses belajar mengajar dapat mengarahkan perhatian siswa sehingga menimbulkan motivasi untuk belajardan materi yang diajarkan akan lebih jelas, cepat dipahami sehingga dapat meningkatkan prestasi siswa.

B.    Landasan Penggunaan Media Pembelajaran 

Penggunaan media dalam proses pembelajaran dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas prestasi belajar. Diharapkan proses pembelajaran menjadi efektif, interaktif, dan efisien.

1.       Landasan Filosofis

Ada suatu pandangan, bahwa dengan digunakannya berbagai jenis media hasil dari teknologi baru di dalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi. Bisa dikatakan, penerapan teknologi dalam pembelajaran akan terjadi dehumanisasi. Tetapi, siswa harkat kemanusiaannya diberi kebebasan untuk menentukan pilihan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan kemampuannya.

2.       Landasan Psikologis

Dengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses belajar, maka ketepatan pemilihan media dan metode pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Di samping itu, persepsi siswa juga sangat mempengaruhi hasil belajar. Oleh sebab itu, dalam pemilihan media, di samping memperhatikan kompleksitas dan keunikan proses belajar, memahami makna persepsi serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penjelasan persepsi hendaknya diupayakan secara optimal agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif. 

3.       Landasan Teknologis

Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi, teknologi pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari cara pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan terkontrol. 

4.       Landasan Empiris

 Berdasarkan landasan rasional empiris, maka pemilihan media pembelajaran hendaknya jangan atas dasar kesukaan guru, tetapi harus mempertimbangkan kesesuaian antara karakteristik pebelajar, karakteristik materi pelajaran, dan karakteristik media itu sendiri.

5.       Landasan Historis

Yang dimaksud dengan landasan historis media pembelajaran ialah rational penggunaan media pembelajaran ditinjau dari sejarah konsep istilah media digunakan dalam pembelajaran. Perkembangan konsep media pembelajaran sebenarnya bermula dengan lahirnya konsepsi pengajaran visual atau alat bantu visual sekitar tahun 1923.

C.  Klasifikasi Multimedia Pembelajaran

Multimedia dapat kita bagi kedalam dua bagian, yaitu:

1.      Multimedia linear

Multimedia linear adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia linear berjalan beurutan (sekuensial). Contohnya adalah TV dan Film.

2.      Multimedia interaktif

Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol dan dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga dapat dipilih sesuai dengan pilihan yang dikehendaki. Contohnya adalah multimedia pembelajaran interaktif berbasis flah, swishmax, maupun ms.  power point, serta aplikasi game.

D.  Kelebihan Multimedia

Berikut ini merupakan kelebihan yang dimiliki oleh multimedia:
1.        Menarik perhatian, karena manusia memiliki keterbatasan pada daya ingat.
2.        Media alternatif dalam penyampaian pesan, karena multimedia diperkuat dengan teks, suara, gambar, video dan animasi.
3.        Meningkatkan kualitas penyampaian informasi
4.        Mendorong partisipasi, keterlibatan, dan eksplorasi pengguna
5.        Menstimulasi panca indera
E. PERMASALAHAN
Berdasarkan artikel yang ada diatas maka :
1. Bagaimana multimedia digunakan ? apakah multimedia dapat digunakan oleh semua orang ? bagaimana klasifikasi penggunaan multimedia jika berdasar penggolongan umur pemakainya ?
2. Langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan untuk menghidari dampak negative penggunaan multimedia ?
3. Dalam pembelajaran, multimedia sering menjadi kendala, sebagai seorang guru bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut ?



4 komentar:

  1. Saya akan mencoba menjawab no 4. Menurut saya media seharusnya akan mempermudah pemahaman akan konsep bagi siswa. Media menjadi kendala bagi guru jika guru tersebut tidak paham akan materi, jdi agar media dan materi lebih mudah dikembangkan akan lebih baik jika guru tersebut paham dengan materi yang diajarkan. Dan mampu menguasai media yang akan ia gunakan.

    BalasHapus
  2. Baiklah saudara al saya akan mencoba menjawab permasalahan anda yang kedua yaitu bagaimana langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari dampak negatif dari multimedia , jadi tentu saja multimedia memiliki banyak kelebihan dan tak luput dari kekurangan. Untuk menghindari artinya sebelum media ini di implikasikan pada siswa alangkah lebih baik jika seorang pengajar merancang multimedia tersebut yang isinya berdasarkan kurikulum yang berlaku, sehingga materi yang ingin disampaikan sesuai. Kemudian pengajar menghindari penggunaan segala bentuk jenis hal yang berbau SARA dalam medianya dan menjauhkan dari konten yang mengarah pada hal-hal yang tidak seharusnya. Jadi dengan memperhatikan banyak hal atau pantangan-pantangan dalam menggunakaan multimedia maka besar kemungkinannya antara kedua belah pihak mendapatkan manfaatnya ketimbang kerugiannya.

    BalasHapus
  3. Baiklah saya akan mencoba menjawab permaslaahan ke-1

    Dalam hal ini media di gunakan dalam proses pembelajaran. Dimana dalam. Hal ini multimedia memiliki ruang lingkup yang cukup luas dan multimedia dapat dikatakan baik apabila dapat meningkatkan minta siswa dalam pembelajaran, oleh karenanya seorang guru harus bisa membuat multimedia yang meranik, kreatif dan iofatif agar dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar dan juga menumbuhkan rasa ingin tahu siswa akan pembelajaran yang sedang berlangsung. Klasifikasi penggolangan multimedia berdasarkan umur dapat di sesuaikan dengan siswa dan siswinya. Contohnya saja : siswa sd dalam proses pembelajarannya media yang di gunakan dapat berupa media pembelajaran sedeerhana, karena siswa sd mmasih belum bisa mneganalisis dengan baik jika multimedianya terlalu rumit. Sekian :)

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus